Tendik Unsyiah Bangun Rumah Untuk Dhuafa

30.06.2020 Humas

Tenaga Kependidikan Universitas Syiah Kuala (tendik Unsyiah) yang tergabung dalam kelompok grup whatsapp satuan tendik Unsyiah berinisiatif membangun rumah untuk para dhuafa. Program bangun rumah ini dikhususkan untuk masyarakat kurang mampu di sekitar Unsyiah.

“Kami ingin membantu saudara-saudara yang tidak memiliki tempat tinggal, terutama yang berdomisili di seputaran kampus Unsyiah sebagai wujud kepedulian terhadap sesama”, kata Erwin, perwakilan tendik Unsyiah.

Ia juga mengatakan, pemberian bantuan ini terinspirasi dari informasi yang mereka dapatkan tentang keadaan dan kondisi rumah-rumah tinggal yang tidak layak untuk ditempati, namun terpaksa ditempati oleh pemiliknya karena kendala keuangan.

“Kondisi yang dialami masyarakat ini menginspirasi kami untuk bahu-membahu membantu mereka mendapatkan rumah yang nyaman dan layak huni”, kata Erwin.

Dari sanalah, beberapa tendik yang menjadi inisiator program ini mengumpulkan donasi dari para tendik di seluruh lingkungan Unsyiah yang ingin ikut membantu program ini. Pengumpulan donasi dilakukan dengan cara transfer ke rekening tendik Unsyiah. Penerimaan donasi ini akan terus dibuka sepanjang tahun ini.

Penerima bantuan rumah ini dipilih dengan cara survey lokasi, dan menggali informasi melalui para pemuka gampong tentang masyarakat kurang mampu di gampong tersebut. Penerima bantuan rumah kali ini adalah seorang warga Gampong Limpok yang berprofesi sebagai tukang becak.

Proses pembangunan rumah bantuan ini sudah dimulai. Peletakan batu pertama dilakukan oleh beberapa perwakilan tendik Unsyiah disaksikan oleh beberapa pemuka gampong pada Senin (29/6) di lokasi pembangunan, yaitu Desa Limpok, Darussalam, Aceh Besar.

Ini adalah pertama kalinya tendik Unsyiah menjajaki program ini. Jika pembangunan perdana ini lancar, tendik Unsyiah berkomitmen untuk melanjutkan program ini di tahun-tahun kedepannya. Program bantuan ini tidak hanya terbatas membangun rumah baru di atas tanah pemilik saja, kedepannya juga akan dilakukan program bedah rumah bagi rumah, dengan catatan rumah yang akan dibangun harus jelas kepemilikannya dan bukan rumah sewa atau yang disewakan oleh pemiliknya nanti.