Tim Belmawa Monev 15 Program Kemenristekdikti di Unsyiah

18.10.2019 Humas

Tim dari Direktorat Jendral  Pembelajaran dan Kemahasiwaan (Belmawa) melakukan monitoring dan evaluasi terkait 15 program Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti) di Universitas Syiah Kuala. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Rektor Unsyiah I Prof. Dr. Marwan pada 17 Oktober 2019 di Balai Senat Unsyiah. (Kamis, 17/10).

Marwan dalam sambutannya mengatakan, Unsyiah terus berkomitmen untuk meningkatkan pembelajaran dan penelitiannya. Baik melalui pembiayaan sendiri ataupun hibah-hibah dari pihak lain, seperti melalui program Belmawa selama ini.

Saat ini ada 15 program Belmawa yang telah dilaksanakan Unsyiah, yaitu  Revitalisasi LPTK, Pembelajaran Daring (SPADA), Transfer Kredit PERMATA, Penomoran Ijazah Nasional dan Sistem Verifikasi Ijazah Online (PIN/SIVIL), Penyetaraan Ijazah Luar Negeri (PILN), Bidikmisi, ADIK, ONMIPA, Robot, MTQMN, Prodi Asuh, UKOM, SPMI, Klinik SPMI dan Project 7 in 1.

Untuk itulah, Marwan menilai kegiatan monev ini sangat penting untuk melihat sejauh mana pencapaian dari 15 program tersebut. Sekaligus untuk mencari input baru agar ke depannya program tersebut bisa lebih baik.

“Maka di forum ini silakan sampaikan apa saja, termasuk kekurangan atau kendala yang kita alami selama ini. Semua ini menjadi masukan berharga untuk kedepannya,” ucap Marwan.

Anwar mengungkapkan, tahun ini adalah tahun terakhir dari pelaksaan Rencana Strategis terkait program Dirjen Belmawa. Oleh sebab itu, kegiatan monev ini bertujuan untuk mendapatkan informasi atau masukan dalam penyusunan Renstra ke depannya yaitu Renstra 2020 – 2024.

Ada beberapa hal penting yang menjadi perhatian Belmawa pada kegiatan Monev ini, seperti academic excellence. Apakah selama ini benar-benar sudah menambah keunggulan akademik? “ Ucap Anwar.

Melalui Monev ini pula, Belmawa bisa melakukan evaluasi terhadap semua program yang telah dilaksanakan. Bahkan yang paling ekstrim, untuk program yang kira-kira tidak terlalu optimal akan dihilangkan. Selain itu, melalui kegiatan ini Unsyiah juga bisa mengusulkan program menarik lainnya untuk dijalankan pada Renstra berikutnya.

Tim Monev ini terdiri Anwar Efendi selaku ketua Tim Monev dan dua anggotanya yaitu Lina Nur Hidayati dan Imron Pahu S. turut hadir pula Kepala Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah Prof. Dr. Adlim, M.Sc. (Humas/Ib).