Tim USK Berpartisipasi dalam Pengembangan Kurikulum Program Magister Ind 4.0

30.03.2021 Humas

Tim Universitas Syiah Kuala ikut berpartisipasi dalam “Ind4.0 1st  Study Visit” yang diselenggarakan pada tanggal 22 – 24 Maret 2021  secara virtual sebagai bagian program Erasmus+ berkaitan dengan pengembangan Kurikulum Program Magister Ind4.0. (Banda Aceh, 24 Maret 2021).

Kegiatan ini melibatkan 15 partner konsorsium baik dari universitas maupun institusi dari Asia dan Europa yaitu dari Malaysia terdiri dari Univertias Teknologi Mara, Universitas Teknologi Malaysia dan Universitas Kuala Lumpur,  dari Kamboja terdiri dari University of Heng Samin Thbong, University of Battambang dan Mean Chew University.

Dari Europa yang terlibat dalam kegiatan Ind4.0 adalah  Hellenic Open University (Yunani), Gugleolmo University dan Spienza University (Italia) dan beberapa partner dari Jerman (BK-Con), Skybridge Partner dan AMC (Yunani).

Sementara dari  Indonesia terdapat dua univeristas yang terlibat yaitu USK dengan koordinator Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. dan tim dari Universitas Sumatera Utara yang diketuai oleh Dr. Emerson Pascawira Sinulingga, S.T., M.T. Adapun koordinator konsersium Ind4.0 ini adalah Universitas Teknologi Mara (UTM) Malaysia.

Dalam pengimplementasiannya di USK, program studi Magister Ind4.0 tersebut akan disisipkan dalam program studi Magister DS/AI yang ada di USK sebelum program studi Magister tersebut dapat berdiri dan menjadi salah satu program studi andalan di USK.

Study visit virtual pertama ini dilaksanakan untuk menfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pembentukan program studi Magister terkait Industri 4.0 yang sesuai untuk diimplementasikan oleh universitas yang tergabung dalam konsorsium.

Study visit juga bertujuan untuk merumuskan aspek utama yang diperlukan untuk kurikulum berbasis Industri 4.0 beserta deskripsi dari masing-masing mata kuliah yang akan menjadi bagian struktur kurikulum.

Dengan kegiatan ini, diharapkan terjadi sinergi di antara sesama universitas anggota konsorsium terkait penentuan mata kuliah program studi Magister DS&AI yang akan dibuka beserta konten perkuliahannya.

Pada hari pertama study visit dibuka dengan pembahasan usulan bentuk program studi yang disampaikan oleh Assoc. Prof. Achilles Kameas dari Hellenic Open University (Yunani) yang kemudian dilanjutkan dengan review terkait laporan kesiapan anggota konsorsium program Erasmus+ oleh Dr. Bill Vassiliadis yang juga merupakan peneliti pada DAISSY Research Group di Hellenic Open University (Yunani).

Pada hari ke-2 pembahasan telah lebih mengarah kepada struktur kurikulum yang akan dimasukkan ke dalam program Magister DS&AI dengan dimoderatori oleh Dr. Bill Vassiliadis yang juga bertindak sebaga host pada kegiatan ini.

Pada hari ke-3 pertemuan dibagi menjadi 4 Working Group (WG) yang bekerja secara paralel dalam merumuskan deskripsi dan konten dari mata kuliah yang menjadi bagian kurikulum program Magister DS&AI.

WG-1 merumuskan mata kuliah teknis pada bidang Teknik Komputer dan Informatika, WG-2 menfokuskan pada mata kuliah yang spesifik berkaitan dengan Industri 4.0, WG-3 berkaitan dengan mata kuliah yang berorientasi pada manufakturing, dan WG-4 berkaitan dengan mata kuliah yang berorientasi pada budi daya pertanian (agriculture), budi daya perairan (aquaculture), dan juga bidang kesehatan (Health 4.0).

Pada akhir program, hasil study visit yang telah dilakukan selama 3 hari tersebut menjadi landasan yang akan diusulkan melalui program Erasumus+ yang merupakan bagian dari program yang didanai oleh Uni Eropa untuk menjembatani gap antara dunia akademis dan industri menyongsong revolusi Industri 4.0.

Dalam study visit pertama secara virtual selain dihadiri oleh Prof. Hizir selaku WR IV USK juga dihadiri oleh seluruh tim Ind4.0 yaitu Dr. rer. hort. Indra Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., Dr. M.Syukri Surbakti, S.Si., M.Si., Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., Yudha Nurdin, ST., MT dan Dr. Khalil Muchtar.