Universitas Syiah Kuala dan Pemerintah Aceh Jalin Kerja Sama dengan Universitas Korea

24.01.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) bersama Pemerintah Aceh menandatangani kesepahaman atau MoU (Memorandum of Agreement) dengan University of the Nations Jeju, Korea Selatan di Gedung Rektorat Unsyiah, Rabu (22/1).

MoU ini ditandatangi oleh Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng IPU, Plt Gubernur Aceh yang diwakili Kamaruddin Andalah, S.Sos. MS.i, dan Presiden University of The Nations Jeju, Prof. Chang Hoon Lee.

Rektor Unsyiah mengatakan kerja sama ini dititikberatkan pada bidang pendidikan, sosial budaya, dan olahraga. Secara spesifik, kerja sama antara Unsyiah dan University of the Nations Jeju meliputi pertukaran mahasiswa dan dosen, pertukaran publikasi penelitian dan informasi akademik, pertukaran budaya, seni, dan olahraga, serta kolaborasi civitas akademika dalam pendidikan lainnya.

Menurutnya kerja sama ini memberi peluang baik bagi kedua universitas. Terlebih lagi bagi Unsyiah yang sedang giatnya meningkatkan kualitas pendidikan agar dapat masuk dalam jajaran world class university.

“Kerja sama kedua universitas ini memberikan keuntungan dan peluang bagi keduanya. Dan Unsyiah sangat mengapresiasi langkah ini,” ujar Rektor.

  

Hal senada juga diungkapkan Prof. Chang Hoon yang merasa beruntung dapat bekerja sama dengan Unsyiah. Menurutnya kampus tertua di Aceh ini, merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia. Ada banyak alumni Unsyiah yang menempuh pendidikan lanjutan di Korea.

“Kami mengetahui Unsyiah sebagai salah satu universitas terbaik di Indonesia. Kami merasa beruntung dan gembira dapat menjalin kerja sama dengan Unsyiah”

Sementara itu Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam sambutannya yang dibacakan Kamaruddin Andalah, berharap kerja sama ini dapat memberikan manfaat besar dan berkontribusi dalam upaya pemajuan pendidikan dan sektor lainnya di Aceh. Pemerintah Aceh sangat mendukung kerja sama ini, terlebih lagi Unsyiah merupakan salah satu mitra strategis dalam pembangunan daerah.

“Kita harapkan kerja sama ini meningkat di bidang lainnya yang dipandang perlu untuk kemajuan daerah,” ujarnya.