Unsyiah Ciptakan Wastafel Portable untuk Tingkatkan Higienitas Masyarakat

26.03.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala terus melakukan upaya-upaya pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Convid-19). Salah satunya adalah dengan menyediakan fasilitas wastafel yang bernama Wastafel Portable (WP) untuk tingkatkan higienitas masyarakat . (Banda Aceh, 24/3/2020).

Inovasi Unsyiah ini diserahkan oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan kepada Wakil Rektor III Unsyiah Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, untuk ditempatkan pada Asrama Putra dan Putri Unsyiah. Di mana penyerahan tersebut turut disaksikan Ketua LPPM Unsyiah Prof. Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech, Kepala UPT Asrama Unsyiah Drs. Amiruddin, M.Kes serta Teuku Reza Ferasyi, Ph.D dan dr. Safrizal dari Tim Satgas Covid-19 Unsyiah.

Pada kesempatan itu, Dr. Akhyar, ST., MP., M. Eng selaku Ketua Tim produk inovasi ini menjelaskan, wastafel portable ini sumber dananya berasal dari dana hibah Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unsyiah.

Produk Wastafel Portable ini dibuat di Bengkel Teknik Mesin Unsyiah dan merupakan produk pertama dari beberapa versi yang akan dikembangkan sesuai kebutuhan pengguna nantinya.  Selain dirinya, ada dua peneliti Unsyiah lain yang terlibat dalam menciptakan produk ini yaitu Dr. Ir. M. Dirhamsyah, M.T dan Muhammad Tadjuddin, ST, M.Eng.Sc. termasuk pula dukungan alumni dan mahasiswa. Rencananya wastafel portable ini akan ditempatkan di ruang publik seperti pasar, terminal, bandara, pelabuhan, panti asuhan, pondok pesantren dan tempat umum lainnya.

“Estimasi kebutuhan Wastafel Portable untuk Kota Banda Aceh dan Sekitarnya yaitu sekita 30 sampai 40 buah yang tersebar di ruang publik. Maka kita harap inovasi ini bisa sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Namun untuk sementara waktu, wastafel ini baru tersedia di Asrama Putra dan Putri Unsyiah. Meskipun demikian, beberapa pihak luar Unsyiah telah memesan produk ini. Misalnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebanyak 5 unit, lalu perusahaan minyak Medco sebanyak 10 unit.

“Selain itu, Plt Gubernur Aceh juga meminta wastafel portable ini diletakan di lobi Kantor Gubernur sebagai contoh,” ucap Akhyar.

Sementara itu Prof. Marwan sangat mengapresiasi inovasi dari peneliti Unsyiah ini. Apalagi di tengah kondisi wabah virus corona yang telah cukup banyak menelan nyawa. Menurut Prof. Marwan, dengan tersedianya wastafel ini secara tidak langsung mendorong masyarakat agar selalu meningkatkan higienitasnya sehingga bisa terhindar dari virus  Covid-19.

“Dengan adanya wastafel seperti ini, akan memudahkan masyarakat untuk mencuci tangan di manapun ia berada. Karena higienitas itu merupakan kunci agar kita selamat dari virus corona ini,” ucap Marwan.