Unsyiah dan ISMI Sepakat Wujudkan KEK Halal

20.11.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala dan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Provinsi Aceh sepakat untuk bersama-masa mewujudkan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal di wilayah pantai barat bagian selatan  provinsi Aceh. Komitmen tersebut disampaikan saat kunjungan pengurus ISMI Aceh di Ruang Rektor Unsyiah. (Banda Aceh, 20 November 2020).

Berdasarkan informasi di laman berita Okezone.com menyebutkan, keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) halal di wilayah Pantai Barat bagian selatan Provinsi Aceh hingga saat ini masih terus disiapkan.  Untuk itulah, Unsyiah bersama dengan ISMI Provinsi Aceh melakukan pertemuan untuk membahas agar segera terwujudnya hal tersebut.

Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng mengatakan, mewujudkan KEK halal dengan cara bekerja sama dengan Unsyiah merupakan pilihan yang tepat. Unsyiah, kata Rektor, berkomitmen untuk memberi dukungan secara penuh untuk membangun Aceh secara profesional dan independen.

"Kami sangat setuju mengembangkan KEK halal di barat selatan Aceh di Teluk Surin, Kabupaten Aceh Barat Daya. Apalagi, Unsyiah hari ini sudah memiliki pusat studi halal," ucap Rektor.

Selain itu, Rektor juga menegaskan, bahwa membangun kawasan industri yang terintegrasi di Aceh dengan melibatkan seluruh wilayah yang ada di Aceh merupakan suatu hal yang tepat.

Untuk bisa mewujudkan rencana tersebut, Rektor meminta kepada ISMI Provinsi Aceh untuk menyusun kesepahaman bersama atau memorandum of understanding (MoU), termasuk memorandum of action (MoA), dan rencana tindak lanjut agar rencana kerja sama ini dapat segera diwujudkan.

Sementara itu, utusan Majelis Pimpinan Pusat ISMI Andi Yudi Hendriawan menyebutkan rumusan konsep halal meliputi tiga metode, yaitu halal logistik, halal proses, dan halal distribusi.

 Menurut dia, ketiga metode tersebut membutuhkan pihak ketiga untuk menjamin kualitas mutu halal nantinya. Oleh karena itu, ia berharap standar jaminan ini dapat bersinergi dengan Unsyiah  Banda Aceh untuk mewujudkannya.