Unsyiah Dukung Kesuksesan Sensus Penduduk 2020

12.03.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala berkomitmen untuk mendukung kesuksesa pelaksanaan Sensus Penduduk 2020. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Rektor I Unsyiah Prof. Dr. Marwan, pada pembukaan Rapat Koordinasi Kampus Sensus Penduduk 2020 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh di Aula FMIPA Unsyiah. (Banda Aceh, 11/3/2020).

Marwan mengatakan, pelaksanaan SP 2020 merupakan tanggung jawab besar yang harus dilaksanakan oleh BPS. Meskipun demikian, agenda nasional itu pada hakikatnya adalah tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya. Sebab Data yang dikumpulkan dari SP 2020 ini, sangat membantu pemerintah dalam memutuskan sebuah kebijakan untuk mensejahterakan rakyat.

Oleh sebab itu, Unsyiah melalui Program Studi Statistik dan sejumlah mahasiswanya, yang dikenal dengan “Sahabat Sensus” turut membantu proses pelaksanaan SP 2020 ini.

Marwan berharap, dengan dukungan ini BPS bisa melaksanakan tugasnya secara baik, sehingga bisa menghasilkan data kependudukan yang valid untuk pembangunan Indonesia.

“Maka mari kita dukung tugas BPS ini agar berjalan lancar. Jadi, sensus Penduduk 2020 ini bukan hanya beban BPS, tapi tanggung jawab kita semua,”  ucap Marwan.

Sementara itu, Kepala BPS Aceh Ihsanurrijal S.Si, M.Si mengungkapan, pihaknya sangat berterima kasih atas dukungan dan kerja sama Unsyiah dalam menyukseskan sensus penduduk 2020 ini. Ihsanurrijal mengatakan, SP 2020 ini merupakan sensus yang ketujuh kalinya semenjak dilaksanakan pertama kalinya pada tahun 1961.

“Tujuan SP 2020 ini adalah untuk menyediakan data jumlah, komposisi,  distribusi dan karakteristik  penduduk menuju satu data kependudukan satu data Indonesia,” ucapnya.

Ihsanurrijal juga mengungkapkan, tantangan SP 2020 kali ini semakin besar. Sebab saat ini mobilitas penduduk dan perubahan prilaku masyarakat menyebabkan sulitnya pencacahan penduduk. Oleh karena itu, BPS melakukan inovasi dan pembaharuan metode pencacahan SP 2020 kali ini.

“SP 2020 akan menggunakan data admisitrasi kependudukan sebagai data dasar untuk pencacahan, selain itu SP 2020 akan memanfaatkan berbagai model pengumpulan data yang mengunakan metode informasi terkini,” pungkasnya.

Sensus Penduduk 2020 telah dimulai sejak tanggal  15 Februari – 31 Maret 2020. Pada priode itu sensus bisa dilaksanakan secara online di laman website sensus.bps.go.id.  Adapun beberapa informasi dan identitas yang perlu disiapkan untuk sensus online ini adalah Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Kartu Keluarga (KK), atau nomor Buku Nikah/Akte Cerai. Namun jika masyarakat tidak melakukan sensus secara online, maka petugas akan datang ke rumah mulai Juli 2020.