Unsyiah Jalin Kerja Sama dengan UTAR di Forum ICMSA

24.11.2020 Humas

Universitas Syiah Kuala menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi asal Malaysia yaitu Universiti Tunku Abdul Rahman (UTAR). Hal ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dengan Presiden UTAR Ir. Prof. Dr. Ewe Hong Tat secara daring dari Ruang Mini Rektor Unsyiah. (Banda Aceh, 23 November 2020).

Kesepakatan kerja sama kedua perguruan tinggi ini, dilaksanakan dalam forum International Conference on Matematics, Statistics and Their Aplications (ICMSA) 2020, yang diselenggarakan mulai tanggal 23 – 24 November 2020 di Kuala Lumpur, Malaysia. Di mana konferensi internasional tersebut merupakan salah satu agenda rutin dari Indonesia-Malaysia-Thailand-Growth Triangle (IMT-GT) University Network (UNINET) setiap tahunnya.

Selain seluruh peserta konferensi ICMSA, penandatanganan MoU ini juga turut disaksikan oleh Wakil Rektor IV Unsyiah Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Dr. Hizir.

Rektor dalam sambutannya mengatakan, Unsyiah dan UTAR sebenarnya sudah pernah menjalin kerja sama yaitu pada tahun 2015. Di mana saat itu Rektor terbang ke Kuala Lumpur untuk meneken langsung perjanjian kerja sama dengan perguruan tinggi asal Malaysia ini.

“Oleh karena itu, penandatanganan MoU ini adalah untuk memperbaharui kesepakatan kerja sama sebelumnya.  Adapun beberapa poin penting dari kesepakatan ini adalah terkait pertukaran mahasiswa, pertukaran dosen, dan kolaborasi bersama dalam penelitian,” ucap Rektor.

Pada kesempatan ini, Rektor juga menyampaikan opening speech-nya saat membuka konferensi internasional tersebut dalam kapasitasnya sebagai Chairman IMT-GT UNINET. Rektor mengatakan, selama ini  jalinan kerja sama tiga negara Asean yang tergabung dalam IMT-GT UNINET, telah memberikan pengaruh yang cukup signifikan bagi perkembangan negara tersebut, khususnya bagi beberapa perguruan tinggi yang tergabung.

“Saat ini IMT-GT UNINET telah berperan penting untuk mendukung kelompok kerja lain, termasuk pelaku bisnis serta pemerintah daerah yang tergabung dalam IMT-GT,” ungkap Rektor.

Untuk itulah, Rektor mengungkapkan, dirinya dan pejabat Senior IMT-GT UNINET lainnya berharap konferensi internasional yang membahas isu-isu global seperti ini bisa dilakukan lebih banyak lagi dalam wilayah IMT-GT, khususnya dalam bidang pengembangan sumber daya manusia, IPTEK dan teknologi.

Sebab menurut Rektor, forum ilmiah seperti ICMSA ini bertujuan untuk menciptakan wadah bagi para sarjana untuk saling bertukar ide penelitian, mendukung kolaborasi riset lintas disiplin ilmu dan memperluas jaringan penelitian.

“Saya harap semua peserta dapat memperoleh manfaat dari konferensi ini untuk memajukan penelitian dan praktik di lapangan, sehingga bisa memberikan pengaruh yang lebih luas lagi demi mewujudkan tatanan global yang lebih baik,” pungkas Rektor.

ICMSA kali ini diikuti 51 peserta yang berasal dari 29 perguruan tinggi dalam wilayah IMT-GT UNINET. Adapun tema utama konferensi internasional ini membahas matematika terapan, matematika murni, statistika, data sains, dan matematika finansial.

Setiap paper yang dipresentasi, berpeluang untuk terindeks pada jurnal bereputasi seperti Malaysian Journal of Fundamental Applied Sciences, Journal of Applied Science & Process Engineering, Discovering Mathematics dan Journal of Engineering.