USK Bersama Pegadaian Syariah dan Kemenag Aceh Sepakat Bangun Pendidikan

15.09.2022 Humas

Universitas Syiah Kuala bersama Pegadaian Syarian Aceh dan seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota di Aceh sepakat untuk bersinergi membangun dunia pendidikan di Aceh.
 
Komitmen ini ditandai dengan penandatangangan Memorandum of Understanding (MoU) oleh Rektor USK Prof. Dr. Ir. Marwan dengan Assistent Vice President Deputi Pengembangan Bisnis  Pegadaian Syariah Aceh Syamsul Syahrizal, serta dengan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Aceh Dr. H. Iqbal, S. Ag.,M.Ag.  

Kemudian, kesepakata kerja sama dilanjutkan oleh Wakil Dekan I Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) USK Dr. Sanusi, S.Pd., M.Si dengan seluruh Kepala Kemenag Kabupaten/kota Aceh di Aula FKIP USK. (Banda Aceh, 14 September 2022).

Rektor dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan sangat mengapresiasi terjalinnya kerja sama seperti ini. Mengingat persoalan pendidikan di Aceh saat ini pada hakikatnya adalah tanggung jawab semua.

Rektor mengungkapkan, berdasarkan data dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebutkan kualitas pendidikan di Aceh masih berada di posisi yang kurang mengesankan. Kondisi ini terasa ironis karena Aceh merupakan provinsi dengan sumber daya yang  besar.
 
“Dari segi pendidikan banyak isu yang berkembang terkait persoalan dunia  pendidikan di Aceh. Baik peringkat atau kualitas, maka hal ini membutuhkan kerja sama kita semua untuk mengatasinya,” ucap Rektor.
 

Komitmen yang sama juga disampaikan Kakanwil Kemenag Aceh, yang menilai bahwa selama ini intitusinya telah berupaya melalui berbagai program pembinaan baik untuk guru, siswa maupun madrasah demi mendukung peningkatan mutu pendidikan Aceh.

Dirinya mengakui, tugas berat tersebut akan terasa lebih mudah jika dilakukan secara sinergis dengan berbagai pihak khususnya USK.  Apalagi banyak guru madrasah di Aceh yang merupakan alumni dari USK.
 
 “Maka kami berharap, MoU ini tidak hanya dalam peningkatan kualitas pendidikan tapi juga terbuka untuk MoU-MoU di bidang yang lain,” ucapnya.

Secara khusus, dirinya turut menyinggung pentingnya untuk memperhatikan pendidikan madrasah di Aceh. Mengingat selama ini dunia pendidikan madrasah masih kerap diabaikan, padahal pendidikan madrasah telah banyak mewarnai prestasi pendidikan di Aceh.

Sementara itu Syamsul Syahrizal mengungkapkan, sejak tahun 2015 Pegadaian Syariah telah banyak mendukung program-program pendidikan dari USK. Begitu pula dengan pihak Kemenag Aceh yang telah lama menjadi mitra kerja Pegadaian Syariah.

 Oleh sebab itu, dirinya turut menyambut baik kerja sama ini dan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan USK maupun Kemenag Aceh terhadap kinerja institusinya tersebut.