Usk Ikut Berpartisipasi Dalam Pengembangan Kurikulum Magister IND 4.0

24.05.2021 Humas

Tim Universitas Syiah Kuala (USK) ikut berpartisipasi dalam "Ind 4.0 2nd Study Visit" yang diselenggarakan pada tanggal 19–21 Mei 2021 secara virtual. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Erasmus+ berkaitan dengan pengembangan Kurikulum Program Magister Ind4.0. (Banda Aceh, 24 Mei 2021)

Kegiatan ini melibatkan 15 partner konsorsium baik dari universitas maupun institusi dari Asia dan Eropa yaitu dari Malaysia terdiri dari Universiti Teknologi Mara, Universiti Teknologi Malaysia dan Universiti Kuala Lumpur,  dari Kamboja terdiri dari University of Heng Samrin Thbongkhmum, University of Battambang, dan Mean Chey University.

Dari Eropa yang terlibat dalam kegiatan Ind4.0 adalah Hellenic Open University (Yunani), Guglielmo Marconi University dan Sapienza University (Italia) dan beberapa partner yaitu BK-Con (Jerman), Skybridge Partner dan Athens Metropolitan College (Yunani). Sementara dari  Indonesia terdapat dua universitas yang terlibat yaitu Universitas Syiah Kuala (USK) dengan koordinator Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. dan tim dari Universitas Sumatera Utara (USU) yang diketuai oleh Dr. Emerson Pascawira Sinulingga, S.T., M.T. Adapun koordinator konsorsium Ind4.0 ini adalah Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia.

Dalam pengimplementasiannya di USK, program studi Magister Ind4.0 tersebut direncanakan akan digabungkan dalam program studi Magister DS/AI yang sedang dalam proses persetujuan dari Kemendikbud Jakarta. Study visit virtual kedua ini merupakan kelanjutan dari visit virtual pertama yang dilaksanakan di bulan Maret 2021.

Visit virtual dilaksanakan untuk menfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman terkait pembentukan program studi Magister terkait Industri 4.0 yang sesuai untuk diimplementasikan oleh universitas yang tergabung dalam konsorsium. Study visit juga bertujuan untuk merumuskan aspek utama yang diperlukan untuk kurikulum berbasis Industri 4.0 beserta deskripsi dari masing-masing mata kuliah yang akan menjadi bagian struktur kurikulum.

Dengan kegiatan ini, diharapkan terjadi sinergi di antara sesama universitas anggota konsorsium terkait penentuan mata kuliah program studi Magister DS & AI yang akan dibuka beserta konten perkuliahannya.

Pada hari pertama study visit ke-2 dibuka oleh Mrs. Ilaria Reggiani (Guglielmo Marconi University) yang bertindak sebagai host event dengan pemaaparan rencana kegiatan study visit yang kemudian dilanjutkan dengan presentasi oleh narasumber yaitu: Mr. Arturo Lavalle dan Prof. Alberto Garinei (Guglielmo Marconi University), Assc. Prof. Ioannis Chatzigiannakis (Sapienza University), dan Assc. Prof. Gualtiero Fantoni (University of Pisa).

Para narasumber memberikan paparan secara umum tentang program Master pada universitas di Italia dan sejauh mana dampak dari program Ind4.0 tersebut memberikan kontribusi dalam perkembangan industri di Italia.

 

Pada hari ke-2 dilanjutkan dengan pemaparan oleh beberapa narasumber yang punya pengalaman praktis di bidang Industri yaitu: Prof. Paolo Vercesi (Cluster Fabbrica Intelligente), Mrs. Federica Funghi (Guglielmo Marconi University. ), Mr. Louis Carrieri (Baker Hughes), dan Mr. Arturo Lavalle (Guglielmo Marconi University). Pada hari ke-2 fokus pemaparan diarahkan kepada salah satu implementasi konsep berupa cluster industri, kerjasama antara universitas dan industri dalam penyusunan kurikulum program studi Ind4.0, dan framework standarisasi di Ind4.0 berkaitan dengan manajemen inovasi.

Pada hari ke-3 pertemuan dibagi menjadi 4 Working Group (WG) sesuai dengan pengelompokkan pada visit studi yang pertama. Peserta berdiskusi secara paralel dalam WG untuk memperkuat konten perkuliahan dan learning outcome dari mata kuliah yang menjadi bagian dari kurikulum program magister Ind4.0. WG-1 merumuskan mata kuliah teknis pada bidang Teknik Komputer dan Informatika, WG-2 menfokuskan pada mata kuliah yang spesifik berkaitan dengan Industri 4.0, WG-3 berkaitan dengan mata kuliah yang berorientasi pada manufakturing, dan WG-4 berkaitan dengan mata kuliah yang berorientasi pada budi daya pertanian (agriculture), budi daya perairan (aquaculture), dan juga bidang kesehatan (Health 4.0).

Pada akhir program, hasil study visit yang telah dilakukan selama 3 hari tersebut menjadi landasan yang akan diusulkan melalui program Erasumus+ yang merupakan bagian dari program yang didanai oleh Uni Eropa untuk menjembatani gap antara dunia akademis dan industri menyongsong revolusi Industri 4.0. Dalam study visit pertama secara virtual selain dihadiri oleh Prof. Hizir selaku WR IV USK juga dihadiri oleh seluruh tim Ind4.0 yaitu Dr. rer. hort. Indra Sakti Nasution, S.TP., M.Sc., Dr. M.Syukri Surbakti, S.Si., M.Si., Rahmad Dawood, S.Kom, M.Sc., Yudha Nurdin, ST., MT dan Dr. Khalil Muchtar.