USK Jalin Kerja Sama Dengan Kementerian ATR

19.11.2021 Humas

Universitas Syiah Kuala (USK) menjalin kerja sama dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN RI di bidang Akademik, Penelitian, dan Pengabdian. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama antara Rektor USK, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng., IPU. Asean.Eng., dengan Dr. M. Adli, S.H., MCL. yang mewakili Kementerian ATR/BPN RI di Ruang Rektor USK. (Banda Aceh, 18 November 2021)

Rektor USK menyambut baik kerja sama ini. Menurut Rektor, banyak yang bisa dilakukan oleh kedua instansi ini ke depannya. Ia juga menyampaikan, USK siap mendukung dan terlibat dalam berbagai program Kementerian ATR. 

Dr. Adli mengatakan, selain penandatanganan pertemuan ini juga akan membahas hal-hal yang bisa dilakukan bersama oleh kedua instasnsi ini. Selama ini, tambah Adli sudah ada tiga universitas yang menjalin kerja sama dengan Kementerian ATR. Ketiganya adalah Universitas Andalas, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Gadjah Mada. Tahun ini Kementerian ATR kembali menjalin kerja sama dengan dua universitas, yaitu Universitas Syiah Kuala dan Universitas Hasanuddin.

Menurut Adli, kerja sama ini akan menjadi payung untuk kegiatan yang akan kita lakukan nantinya, seperti penguatan di sisi akademik, penelitian, dan pengabdian.

“Dari sisi akademik, kita bisa saling berkolaborasi untuk mengembangkan program studi kenotariatan USK”, kata Adli.

Namun, sambung Adli, fokus kita dalam waktu dekat ini adalah melibatkan Universitas Syiah Kuala ke dalam pemetaan wilayah adat di Indonesia. Program pemetaan wilayah ini adalah program nasional di tahun 2021. Selama ini, program tersebut sudah dilakukan oleh Universitas Andalas, Universitas Cendrawasih, dan Universitas Gadjah Mada, namun ke depan akan melibatkan Universitas Syiah Kuala untuk pemetaan di sejumlah wilayah yang belum dipetakan.

Wakil Rektor Bidang Kerja sama USK, Prof. Dr. Hizir yang turut hadir dalam kegiatan ini mengatakan, USK sangat senang bisa menjalin kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN RI.

“USK sangat siap untuk terlibat dalam program nasional di Kementerian ATR, terutama di bidang pemetaan wilayah. Apalagi, USK memiliki beberapa pakar yang handal di bidang ini”, kata Hizir.