USK Laksanakan Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan SDM

18.12.2022 Humas

Dalam rangka menunjang percepatan proses transisi implementasi PTN-BH, Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan Sosialisasi Kebijakan Pengelolaan SDM, yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood. (Banda Aceh, 16 Desember 2022)

Sosialisasi tersebut khusus dihadiri oleh Tenaga Kontrak di USK. Baik dari lintas fakultas maupun KPA sendiri. Kegiatan ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II USK, Prof. Dr. Marwan, S.Si, M.Si. Ia menyampaikan, selain mempersiapkan tiga organ utama untuk menjalankan PTN-BH seperti Majelis Wali Amanat, Senat Akademik Universitas dan Rektor.

"Selain tiga organ ini, kita melakukan persiapan lain, misalnya pemisahan aset; negara dan USK. Peraturan terkait PTN-BH juga sedang finalisasi. Amanah kementerian, kita diharapkan dapat segera implementasi PTN-BH pada tahun 2023," sebut WR II.

Salah satu kelebihan PTN-BH, kata Prof Marwan, universitas diberikan keleluasaan dalam mengatur 'Rumah Tangganya'. Namun sebagai payung, kampus atau PTN, wajib menyiapkan peraturan. Peraturan itu, meliputi tiga organ utama tersebut.

"Perlu kami tekankan bahwa, meskipun diberikan keleluasaan dalam mengatur RT, tentu efektivitas dan efisiensi perlu kita pertimbangkan dengan baik. Ke depan, kita perlu menata kembali pengelolaan SDM ketika implementasi PTN-BH. SDM USK nantinya terbagi dua; PNS dan Non PNS yang disebut dengan istilah Pegawai USK," jelas Prof Marwan.

Lebih jauh, ia menerangkan, sebagaimana peraturan dan kebijakan dari pemerintah, salah satunya yaitu, pada saatnya nanti, semua PTN di Indonesia akan berubah menjadi PTN-BH. Ketika sudah berubah, maka tidak diperkenankan menerima PNS. Bila pensiun, diganti oleh Pegawai USK yang dibiayai oleh USK.

"Efisiensi dan efektivitas menjadi prioritas utama. Sosialisasi ini kita lakukan, dalam rangka memberikan pencerahan bagaimana kebijakan kita ke depan dalam mengelola SDM ini," jelas WR II.

Untuk itu, ke depan, semua pegawai yang ada di USK, adalah mereka yang memiliki kompetensi dan skill, sesuai dengan bidang yang ada. Prof Marwan berharap, dengan adanya sosialisasi ini, bisa mendapatkan informasi yang valid kepada pegawai.