USK Press Inisiasi Penerbitan Buku Berlisensi Some Right Reserved-Creative Common

08.02.2021 Humas

Di tahun 2021, UPT. Percetakan Universitas Syiah Kuala (USK Press) menginisiasikan penerbitan buku dengan alternatif pilihan lisensi hak cipta yaitu Some Right Reserved dan No Right Reserved, sebagai variasi dari lisensi yang sudah berlaku sebelumnya yaitu All Right Reserved.

All Right Reserved adalah lisensi hak cipta yang menunjukkan bahwa pemegang hak cipta, dalam hal ini adalah penulis memegang  untuk penggunaannya sendiri semua hak yang disediakan oleh undang-undang hak cipta. Dengan demikian pihak lain selain penulis tidak boleh menyalin, merubah, menyebarkan sebuah ciptaan tersebut. Sementara Some Right Reserved, tidak semua hak yang disediakan oleh undang-undang hak cipta digunakan. Penulis mengizinkan beberapa hak misalnya penyebaran, perubahan dan lain-lain lewat lisensi yang dikenal dengan Creative Common. Sedangkan No Right Reserved, pencipta memberikan semua haknya kepada publik, siapa saja.

Kebijakan baru ini dari USK Press ini, Some Right Reserved atau Creative Commond  disampaikan oleh Bapak Dr. Taufiq A Gani, Press Manager USK Press yang juga menjabat sebagai Kepala UPT. Percetakan USK.

“Kita selama ini hanya menerbitkan buku dengan hak cipta dipegang oleh penulis dengan lisensi  All Right Reserved. Lisensi ini cenderung membatasi penyebaran ilmu pengetahuan secara terbuka”, tata Taufiq.

Kemudian UNESCO merekomendasikan gerakan Open Educational Resource (OER) untuk penyediaan sumber pendidikan secara lebih terbuka untuk mendorong pihak lain melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap ilmu pengetahuan tersebut. Oleh karena itu dikembangkanlah lisensi Some Right Reserved atau Creative Common, jelas Taufiq.

Sebenarnya, tambah Taufiq, lisensi Creative Common ini sudah cukup dikenal oleh para dosen dan peneliti di Indonesia, namun hanya untuk jurnal ilmiah.

“Kami melihat jumlah penerbitan buku berlisensi Creative Common  di Indonesia masih sangat kurang sekali, apalagi kalau dibandingkan dengan di luar negeri. Alternatif lisensi baru ini diharapkan dapat memperbanyak penyediaan sumber pengetahuan terbuka, dengan melakukan penyesuaian terhadap kepentingan penulis atau pencipta,” jelas Taufiq lebih lanjut.

Dr. Saiful Mahdi, dosen sekaligus peneliti senior di Program Studi Statistika FMIPA USK sangat menyambut baik kebijakan ini di Aceh yang menjalankan syariat Islam.

“Dalam tradisi Islam ilmu pengetahuan diwariskan secara "some rights reserved" bahkan "no rights reserved", oleh karena itu inisiasi USK Press ini patut kita dukung dan tentunya etika melakukan rujukan dengan menyebutkan sumber karya orang lain adalah kewajiban setiap kita yang beriman”.  

Untuk mensosialisasikan model lisensi common creative, USK Press akan  menyelenggarakan serangkaian kegiatan, diantaranya: (1) Pelatihan Penulisan Buku Ajar 2021, dengan pembicara ibu Epik Finilih, Penulis dan Editor Profesional, pada tanggal 20 Februari 2021, pendaftaran online di alamat  https://unsyiahpress.id/pelatihan-penulisan-buku-ajar-2021/; (2) Seminar Nasional Penulisan Dan Penerbitan Artikel Penelitian Tindakan Kelas Berlisensi Creative Common Untuk Guru, dengan pembicara Dr. Muhammad Rohmadi, dari UNS, tanggal 22 Februari 2021,  pendaftaran secara daring  di https://unsyiahpress.id/tindakankelas-2021-1, , tersedia paket pendaftaran gratis; (3) Seminar Nasional Penulisan Dan Penerbitan Artikel Opini Berlisensi Creative Common Untuk Umum, dengan pembicara utama Dr. Muhammad Rohmadi, dari UNS Solo, pada tanggal 1 Maret 2021,  pendaftaran secara online dibuka di https://unsyiahpress.id/artikelopini-2021-1, tersedia paket pendaftaran gratis; (4) Konversi Disertasi/Tesis/Skripsi dan Laporan Penelitian dan Pengabdian Jadi Buku: Klinik Dan Lomba Penulisan (Berhadiah) dan Penerbitan Buku (Gratis), dengan pemateri Bapak Bambang Trim, Konsultan Profesional bidang Penulisan dan Penyuntingan Buku, diadakan pada tanggal  20 Maret 2021, pendaftaran secara online di laman https://unsyiahpress.id/konversi-penelitian-buku; dan (5)  Lomba Penulisan Buku Ajar 2021 Seri 1 (Berhadiah dan  Gratis Biaya Penerbitan), pendaftaran dan upload naskah: 1 Februari sd 1 April 2021, pendaftaran secara online di https://unsyiahpress.id/buku-ajar-2021-seri-1/.

Dr. Taufiq A Gani menjelaskan bahwa kelima kegiatan yang telah dijadwalkan tersebut terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tetapi tentunya dengan memenuhi persyaratan pendaftaran sebagaimana tercantum di masing-masing web kegiatan. Partisipasi semua pihak sangat diharapkan untuk peningkatan wawasan keilmuan masyarakat Aceh dan Indonesia.