USK Raih Juara Harapan 1 pada KMI AWARD XII 2021

22.11.2021 Humas

Mahasiswa USK kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional yaitu pada kegiatan Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XII 2021 yang diselenggarakan oleh Direktorat Belmawa, Ditjen Diktiristek, Kemendikbudristek. Pada malam penutupan acara, tim USK keluar juara  pada salah satu agenda utama yaitu KMI Award. Tim USK berhasil meraih juara Harapan 1 KMI Awards Kategori Umum Sub Kategori Industri Kreatif dengan judul usaha SANILAS.

KMI Expo merupakan kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi lulusan yang berkarakter, inovatif, dan kompetitif. Penyelenggaraan KMI Expo XII 2021 menunjuk Universitas Brawijaya sebagai tuan rumah yang dilaksanakan secara blended (online dan offline) pada tanggal 17-19 November 2021.

Tim USK terdiri atas 3 orang yaitu Hidayatullah (Prodi S1 Teknik Industri angkatan 2019) sebagai ketua tim, serta beranggotakan Putri Athaya Maulida (Prodi S1 Agribisnis angakatan 2018) dan Muhammad Zaki Mubarak (Prodi S1 Manajemen angkatan 2020). Tim ini dibimbing oleh Friesca Erwan, S.T., M.T., MprojMgt dan Sarika Zuhri, S.T., M.T, keduanya merupakan dosen dari Prodi Teknik Industri Universitas Syiah Kuala.

Tim USK membawa produk wirausaha bernama SANILAS (Sabun Nilam Kertas) yaitu produk sabun berbentuk kertas (paper soap) yang menggunakan minyak nilam Aceh (Pogostemon cablin Benth.) yang dihasilkan dari teknologi distilasi molekular. Proses pembuatan dan pengembangan produk ini didukung oleh Atsiri Research Centre (ARC) PUI PT Nilam Aceh dan UPT. Kewirausahaan Universitas Syiah Kuala.

Produk ini dilatarbelakangi oleh adanya pandemi COVID-19 yang mengharuskan masyarakat untuk menrapakan protokol kesehatan salah satunya adalah dengan rutin mencuci tangan untuk mencegah penularan COVID-19. Namun, sering dijumpai masalah karena tempat mencuci tangan yang digunakan secara publik sering kehabisan sabun cair. 

Sementara penyediaan sabun batang ataupun sabun cair secara pribadi sangat tidak praktis untuk dibawa selama berpergian. Oleh karena itu, diperlukan suatu produk yang dapat menjadi solusi dari permasalahan ini. Sabun kertas Sanilas yang diproduksi memiliki bentuk yang tipis, ringan, serta mudah untuk digunakan dan dibawa kemana saja. 

Kandungan minyak nilam telah terbukti efektif untuk melawan kuman dan bakteri karena memiliki komponen anti-mikroba, anti-bakteri, antiseptik, anti-virus, dan antioksidan. Hadirnya sabun kertas ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang menginginkan produk sabun yang dapat digunakan secara mudah dan praktis selama berpergian. 

Ketua ARC USK, Syaifullah Muhammad menambahkan, "Inovasi pembuatan sabun kertas dari minyak nilam ini membuktikan bahwa inovasi produk turunan nilam sangat luas jangkauannya. Minyak Nilam dalam produk ini berfungsi sebagai anti bacteria dan anti virus sehingga memastikan bahwa sabun kertas ini bukan cuma efektif dan efisien dari segi fungsinya yg mudah dibawa dan larut di air tanpa residu, juga efektif dalam mencegah penyebaran Covid-19,” ucapnya.