WR III Unsyiah Lantik Pengurus Baru MPM

17.05.2019 Humas

Wakil Rektor III Universitas Syiah Kuala Dr. Alfiansyah Yulianur BC melakukan serah terima jabatan dan melantik sejumlah pengurus baru Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Unsyiah 2019. Serah terima jabatan dari  Norfan Khalil sebagai Ketua lama kepada Reza Fahlevi sebagai Ketua baru dilaksanakan di  Gedung Gelanggang Mahasiswa Prof. Madjid Ibrahim Unsyiah. (Kamis, 5/16).

Reza Fahlevi dalam sambutannya mengatakan, MPM merupakan salah satu lembaga kemahasiswaan tinggi di kampus. MPM berperan penting untuk menyuarakan aspirasi mahasiswa. Oleh sebab itu, kepada semua pengurus MPM yang baru ini harus benar-benar bekerja secara optimal. Sebab jabatan ini adalah bentuk kepercayaan mahasiswa kepada siapapun yang menduduki jabatan ini.

Selain itu, Reza juga mengajak semua lembaga kemahasiswaan di lingkungan Unsyiah untuk bergerak sinergis dalam membangun Unsyiah. Jalinan komunikasi antar organisasi mahasiswa juga harus terjalin harmonis.

“Dengan demikian, kita bisa saling berkolaborasi untuk merealisasikan gagasan-gagasan penting khususnya demi kepentingan mahasiswa,” ucapnya.

Dalam mengawali tugasnya, Reza mengharapkan dukungan penuh semua pihak agar mereka bisa bekerja optimal. Secara khusus, Reza juga meminta pihak Rektorat untuk memberikan dukungan penuh dalam setiap agenda mahasiswa. Salah satunya dengan dukungannya terkait regulasi-regulasi yang bermanfaat bagi mahasiswa.

Sementara itu, Alfianysah mengucapkan terima kasih kepada pegurus MPM sebelumnya yang telah bekerja secara optimal. Saat ini peringkat kemahasiswaan Unsyiah naik cukup signifikan yaitu pada peringkat 17 dari 4000 lebih perguruan tinggi di Indonesia. Capaian ini tidak lepas dari kerja keras MPM sebelumnya yang telah berbuat banyak untuk Unsyiah.

Untuk itulah, Alfiansyah berharap kepada pengurus MPM yang baru ini untuk bisa bekerja lebih baik lagi.

“Jika tahun ini kita bisa di peringkat 17, saya berharap kerja keras  pengurus baru MPM ini bisa menaikkan peringkat kita. Paling tidak naik ke peringkat 14,” ujarnya.

Alfiansyah mengungkapkan, saat ini Unsyiah telah menjadi rujukan perguruan tinggi di seluruh Indonesia jika ingin belajar akreditasi perguruan tinggi. Kepercayaan ini ditetapkan oleh Kemenristekdikti karena Unsyiah mampu menaikkan akreditasinya cukup signifikan dari C ke A.

Dan saat ini, lanjut Alfiansyah, Unsyiah dalam proses reakreditasi. Di mana salah satu penilaiannya adalah keaktifan kegiatan kemahasiswaan. Oleh sebab itu, Alfiansayah meminta kepada semua elemen mahasiswa untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bisa mendukung penilaian reakreditasi Unsyiah nantinya.

“Proses ini tentu saja tidak bisa hanya dilakukan dari pihak pimpinan Universitas, tapi perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen mahasiswa. Semua ini, demi kampus kita yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat di lingkungan Biro Kemahasiswaan Unsyiah, Para Wakil Dekan III Unsyiah serta undangan lainnya.