BEM Unsyiah Salurkan Bantuan untuk Pengungsi Rohingya

20.05.2015 Humas

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala pada Senin (18/5) menyalurkan bantuan kepada pengungsi Rohingya yang terdampar beberapa waktu lalu di Aceh Utara. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Tim Gerakan Tangan Berbagi Kementerian Sosial Masyarakat BEM Unsyiah 2015 bersama Blood for Life Foundation.

Wakil Ketua BEM Unsyiah Muhammad Jazman mengatakan, bantuan yang diberikan berupa pakaian, makanan, perlengkapan MCK, mainan anak-anak, dan kebutuhan lainnya. Bantuan tersebut merupakan hasil dari penggalangan dana dari masyarakat, donatur Gerakan Tangan Berbagi, dan Himpunan Mahasiswa Informatika MIPA Unsyiah.

“Alhamdulillah bantuan yang kita kumpulkan sudah disalurkan kepada mereka (red, etnis Rohingya). Semoga dapat bermanfaat dan berkah sehingga dapat mengurangi beban sesama muslim,” kata Jazman yang turun langsung ke lokasi.

Ketua BEM Unsyiah Muhammad Hamzah menambahkan, sebagai masyarakat Aceh kita patut peduli kepada etnis Rohingya. Mereka merupakan saudara kita sesama muslim. Kita berharap ini dapat menjadi hikmah bagi kita agar siap selalu untuk saling tolong menolong dalam kebaikan.

“Pemerintah pusat dan daerah harus segera mengeluarkan sebuah keputusan terkait tempat tinggal etnis Rohingya di Aceh. Pemerintah harus memperjelas status kependudukan mereka, apakah akan selamanya tinggal di Aceh atau hanya ditampung sementara. Selain itu, perlu advokasi tingkat internasional mengenai peran ASEAN dan PBB masalah ini. Persoalan etnis Rohingya merupakan permasalahan dunia. ASEAN dan PBB tidak boleh lepas tangan begitu saja. Masalah ini harus mendapat jalan keluar untuk jangka panjang. Ini bukan masalah sepele, perlu tidak lanjut untuk jangka panjang,” pungkasnya.

Menurut Hamzah, masyarakat Aceh selalu siap untuk membantu saudara sesama muslim, dari manapun asalnya. Kami juga sangat mengapresiasi atas kesediaan masyarakat Aceh untuk menampung mereka terutama para nelayan yang telah membantu dalam proses evakuasi.(rz)