Sebulan di Turki, Mahasiswa Unsyiah ini Luncurkan Buku

19.05.2015 Humas

Salah satu mahasiswa Aceh Ariful Azmi Usman (21) yang saat ini sedang menempuh pendidikan di Universitas Syiah Kuala, sukses menulis sebuah buku karyanya dan diterbitkan langsung oleh Pusat Kebudayaan Aceh dan Turki (PuKAT) dan YTB (Yurtdışı Türkler ve Akraba Topluluklar Başkanlığı).

Buku berjudul Istanbul Warna Ibukota Dunia 'Catatan Peralanan Anak Aceh di Kota Dua Benua' tersebut diluncurkan pada 19 Mei 2015 pukul 14.00 WIB di Hall Gedung ACC Sultan II Selim lantai 2, Banda Aceh.

Penulis buku, Ariful Azmi Usman dan penyunting akhir buku, Sulaiman Tripa yang juga dosen Fakultas Hukum Unsyiah menjadi pembicara dalam peluncuran tersebut. Ariful adalah seorang mahasiswa aktif jurusan Ilmu Komunikasi Unsyiah yang menjadi wakil Aceh dan Indonesia dalam HARMAN Internship Program di Istanbul Turki bersama 29 mahasiswa lainnya dari negara berbeda pada Agustus 2014 silam.

“Buku Istanbul, Warna Ibu Kota Dunia berisi tentang pengalaman saya selama sebulan di Istanbul serta perpaduan dengan budaya dan sejarah Aceh yang pernah terjalin di masa silam. Buku ini diterjemahkan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Turki, Inggris dan Aceh,” kata Ariful dalam rilisnya yang diterima Warta Unsyiah.

Tidak hanya itu, sebelum peluncuran, Pusat Kebudayaan Aceh Turki (PuKaT) dan ACC Sultan II Selim menggelar acara seminar Volunteerism & Leadership dengan mengusung tema “Menemukan Sinergi Perubahan Masyarakat Aceh” di tempat yang sama, Selasa (19/05/).

Seminar tersebut akan diisi oleh pemateri Muhammad Fauzan Azim Syah (direktur gedung ACC Sultan II Selim), Taufik (pemilik kedai kopi Taufik Banda Aceh), Nahar Aba Hakeem (pengamat sukarelawan dan kepemimpinan) serta akan dipandu oleh Juanda Jamal seorang aktivis senior.

Bagi peserta yang ingin mengikuti acara seminar Volunteerism & Leadership dan peluncuran buku, serta ingin mendapatkan buku gratis “Istanbul, Warna Ibukota Dunia” segera registrasi dengan cara: Ketik nama (spasi) Instansi kirim ke 085276374416 (Sarah) karena buku dan kursi untuk peserta terbatas. [mrt]