Unsyiah Ikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia

10.12.2014 Humas

Sejumlah mahasiswa yang merupakan peserta Program Wirausaha Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengikuti Expo Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia yang berlangsung di Politeknik Jember, Jawa Timur, Rabu (26/11). Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Pendidkan Tinggi (Dikti), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Peserta yang mewakili Unsyiah tersebut adalah Tommy Harvie dari Fakultas Ekonomi (FE) dengan membawa produk KOMOS—kopi luak liar, Muhammad Ridha Iskandar dari FISIP membawa Indie Photobooth Aceh, dan Taufan Adistya dari FE dengan kaus airbrush bermerek Venbrush. Ketiganya merupakan peserta Program Wirausaha Unsyiah 2012 dan 2013 binaan UKM Center Unsyiah.

Ikut serta dalam rombongan yang mewakili Unsyiah ini adalah Evayani (dosen Fakultas Ekonomi, dan UKM Center Unsyiah) dan Emi Nurmasyita (staf Biro Rektor Unsyiah). Dalam expo tersebut, hadir enam puluh universitas dari seluruh Indonesia memamerkan produk wirausaha mahasiswanya.

Selain expo, kegiatan juga diisi dengan seminar para wirausahawan dari Kota Jember dan klinik wirausaha. Anggota DPR RI asal Kota Jember, Anang Hermansyah, ikut memberikan seminar dan motivasi kewirausahaan selama dua jam, kemudian mengunjungi stan-stan program wirausaha mahasiswa universitas setiap daerah.

Rangkaian Expo Kewirausahaan ini berjalan ramai dan lancar, terlebih karena dilaksanakan di GOR Politeknik Jember yang termasuk area perkuliahan dan letaknya tidak jauh dari pusat Kota Jember.
“Pengunjung yang datang tidak hanya membeli dan melihat barang unggulan produk masing-masing universitas, tapi sebagian besar juga mengikuti seminar wirausaha nasional yang sepaket dengan rangkaian acara Expo Kewirausahaan ini,” ujar M. Ridha Iskandar.

Anang Hermansyah Cicipi Kopi Luak Aceh
Artis Indonesia yang juga anggota DPR RI asal Jember, Anang Hermansyah, berkesempatan mencicipi kopi luak KOMOS asal Aceh. Dia juga berfoto dengan memakai kopiah meuketop yang dipamerkan oleh Indie Photobooth Aceh. Stan Unsyiah menarik perhatian Anang karena berasal dari provinsi paling barat Indonesia yang terkenal dengan kopinya. Dia sempat terkejut saat mencicipi kopi luak KOMOS milik Tommy Harvie tersebut. Luak KOMOS diproses dengan teknik espresso sehingga menjadi ekstrak kopi asli yang memiliki rasa pahit dan asam.

“Taste kopi luak liar sedikit fruity, dan memang pahit. Tapi, itulah kopi Aceh yang murni tanpa olahan macam-macam. Mas Anang terkejut, sih, tapi dia mengaku rasanya unik dan berbeda,” ujar Tommy. Tommy mulanya menawarkan kopinya diseruput tanpa gula terlebih dahulu, baru kemudian ditambahi gula supaya orang mengetahui perbedaannya.

Evayani dan Emi Nurmasyita selaku pembimbing mengaku senang atas partisipasi Unsyiah dalam kegiatan Expo Kewirausahaan ini, apalagi menarik perhatian artis sekelas Anang Hermansyah untuk berkunjung ke stan Unsyiah. Kegiatan tersebut juga dibarengi dengan peragaan kostum Jember Fashion Carnival yang merupakan ajang internasional Kota Jember.[un-be]