Pemkab Aceh Tengah Jajaki Kerjasama dengan Unsyiah Terkait Pemeriksaan Swab

07.08.2020 Humas

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, sedang menjajaki kerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh, terkait dengan pemeriksaan swab Covid-19. Penjajakan kerjasama tersebut, untuk mempercepat mengetahui hasil pemeriksaan swab bagi warga yang diduga terpapar virus corona.

Pasalnya, pemeriksaan swab untuk 67 warga Kabupaten Aceh Tengah yang dilakukan di Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes Aceh), sampai dengan saat ini, belum juga keluar.

“Kami sudah mengirimkan specimen sejak tanggal 29 Juli lalu, tapi sampai sekarang belum juga keluar hasilnya dari Balitbangkes Aceh,” kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Aceh Tengah, dr Yunasri kepada Serambinews.com, Kamis (6/8/2020).

Menurut Yunasri, belum keluarnya hasil swab dari Balitbangkes Aceh, berdampak kepada nasib 67 warga Aceh Tengah yang menunggu hasil swab tetapi belum juga keluar.

“Makanya, hari ini kami mencoba menjajaki kerjasama dengan Unsyiah untuk proses pemeriksaan swab ini,” tuturnya.

Dia sebutkan, puluhan warga yang menunggu hasil pemeriksaan swab, sudah menjalani proses isolasi sejak diketahui melakukan kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif.

“Mereka sudah beberapa hari menjalani isolasi, dan ingin tahu seperti apa hasilnya. Kalau nanti, tidak bisa juga dilakukan pemeriksaan disini, terpaksa kita kirim ke Jakarta,” sebut Yunasri.  

Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah sampai dengan Kamis (6/8/2020) berjumlah delapan orang. Dua orang diataranya dirawat di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh serta enam orang lagi dirawat di ruang isolasi RSU Datu Beru, Takengon.

Dari delapan orang tersebut, jumlah yang sembuh masih nihil, begitu juga pasien meninggal dunia masih nihil. Sementara itu, ada sekitar 67 orang warga Kabupaten Aceh Tengah, masih menjalani proses isolasi sembari menunggu hasil pemeriksaan swab yang sampai dengan saat ini belum juga keluar.