Pimpinan

Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. dilantik kembali menjadi Rektor Universitas Syiah Kuala untuk periode kedua, yaitu 2018 – 2022 pada 27 Februari 2018 oleh Menristekdikti. Beliau merupakan putra asli Aceh Timur yang lahir pada 8 Agustus 1962.

Samsul Rizal menyelesaikan studi S1-nya di Tenik Mesin Unsyiah pada tahun 1987. Ia kemudian berhasil meraih gelar Master of Engineering di Toyohashi University of Technology, Jepang pada tahun 1998. Di kampus yang sama, pada tahun 2001 beliau menyelesaikan program doktornya dengan judul penelitian Dimple Fracture under Short impulsive Loading.

Sementara di perkuliahan, ia mengajar beberapa mata kuliah seperti Material Komposit Lanjut, Metode Elemen Hingga, Material Teknik, Metalurgi Fisik dan Metalografi dan Difraksi. Dalam bidang akademik, Samsul Rizal telah banyak mempublikasikan artikel ilmiah di jurnal baik dalam maupun luar negeri. Publikasi ilmiah tersebut sangat terkait dengan konsentrasi disiplin ilmunya yaitu mekanika fraktur, mekanika komputasi, dan mekanisme kerusakan struktur komposit.

Sebagai seorang engineering, ia juga kerap menjadi pemateri dalam berbagai seminar baik di dalam di luar negeri. Seperti The 7th AIC-ICMR on Sciences and Engineering 2017 di Unsyiah, International Conference on Engineering and Science for Research and Development (ICESReD) di Banda Aceh, serta 3 rd UN World Conference on Disaster Risk Reduction di Sendai, Jepang.

Pada tahun 2018 Samsul Rizal mendapatkan penghargaan sebagai Academic Leader dari Kemenristekdikti. Beliau juga merupakan Toyohashi Goodwill Ambassador, Jepang sejak 2001 sampai sekarang.

Salah satu prestasi besarnya sebagai Rektor Unsyiah adalah, ia berhasil membawa Unsyiah yang dulunya berakreditasi C menjadi A pada tahun 2015. Lompatan akreditasi ini kemudian menginspirasi beberapa Universitas lain di Indonesia untuk belajar ke Unsyiah. Bahkan, Kemenristekdikti menjadikan Unsyiah sebagai rujukan bagi kampus lain yang ingin mempelajari akreditasi perguruan tinggi.

Selain itu, di bawah kepemimpinanya pula Unsyiah berhasil berubah status pengelolannya dari Perguran Tinggi Satuan Kerja (Satker) menjadi Perguruan Tinggi dengan status Pengelolaan Keuangan-Badan Layanan Umum (BLU) sejak 2 Mei 2018.

 

Dr. Hizir lahir di Banda Aceh pada 31 Mei 1968. Riwayat pendidikannya sejak SD sampai SMA ia selesaikan di Ibu Kota Provinsi Aceh tersebut. Beliau kemudian berhasil mendapatkan beasiswa untuk menempuh pendidikan sarjananya pada Jurusan Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) di Institut Teknologi Sepuluh September, Surabaya pada tahun 1987 – 1992. Selanjutnya, Hizir mendapatkan beasiswa DAAD dari Jerman untuk meraih gelar doktornya pada bidang statistika di Universitaet zu Berlin pada tahun 1998 – 2003.

Hizir memulai karirnya sebagai dosen Unsyiah pada tahun 1992. Sepulang dari Jerman, ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Ketua Jurusan Matematika di FMIPA Unsyiah, selama dua periode yaitu 2004 – 2007 dan 2008 – 2011. Pada masa kepemimpinannya itu, Jurusan Matematika FMIPA Unsyiah berhasil meraih akreditasi A dua kali berturut-turut. Karena prestasi ini pula, Hizir menjadi Ketua Prodi Berprestasi Unsyiah 2009. Setelahnya, Hizir diamanahkan untuk menjabat sebagai Dekan FMIPA Unsyiah pada periode 2011 – 2015.

Dalam rentang masa menjadi Dekan, Hizir kemudian dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik Unsyiah untuk priode 2014 – 2018. Dan pada masa jabatan itu, Hizir sempat menjabat sebagai Pj. Dekan FISIP Unsyiah pada Oktober – Desember 2017. Dan saat ini, Hizir menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BPHM) Unsyiah untuk periode 2018 – 2022.

Selain itu, saat ini Hizir merupakan Assesor BAN PT Dikti Bidang Matematika dan Statistika sejak tahun 2007 hingga sekarang. Hizir pernah pula menjadi Ketua Persatuan Alumni Jerman di Provinsi Aceh tahun 2006 – 2008 dan 2009 – 2011. Ia berhasil meraih penghargaan pada peringatan 25 Years DAAD Jakarta Award 2015 sebagai Pelopor Program “Aceh Scholarship of Excellence” dari Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) Jerman.

Di Forum Nasional, Hizir pernah menjabat sebagai Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Akademik Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri (BKS-PTN) Wilayah Barat pada tahun 2016 – 2017. Dan saat ini, Hizir merupakan Ketua Forum Wakil Rektor Bidang Kerja Sama BKS-PTN Wilayah Barat pada tahun 2019 – 2021.

Sementara itu Hizir juga terlibat aktif di beberapa Forum Internasional. Di antaranya, Hizir adalah Ketua International Conference on Mathematics, Statistics and Applications (ICMSA) bekerjasama dengan beberapa Universitas di Indonesia, Malaysia, Thailand- Growth-Triangle (IMT-GT), yang dimulai sejak 2005. Hizir juga pernah menjadi anggota Dewan Direksi International Association Statistical Computing-Asian Regional Section (IASC-ARS) pada 2011 – 2015. Dan saat ini Hizir merupakan anggota International Statistical Institute (ISI) South East Asia Outreach Committee sejak tahun 2015 sampai sekarang.

Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC lahir di Banda Aceh, 25 Juli 1963. Namun pendidikannya dari mulai SD hingga SMP, ia tempuh di Takengon, Aceh Tengah. Di mulai dari SD Negeri 1 Takengon yang ia selesaikan tahun 1975, dan SMP Negeri I Takengon tamat tahun 1979. Lalu Alfiansyah melanjutkan sekolahnya ke SMA II Banda Aceh dan tamat tahun 1982.

Alfiansyah kemudian melanjutkan studinya di Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala dan berhasil meraih gelar sarjananya tahun 1989. Selanjutnya, ia menyelesaikan program doktornya (S3) bidang hidrologi di The University of Tukushima, Jepang tahun 1998.

Sebagai dosen, Alfiansyah mengajar beberapa mata kuliah seperti hidrologi, pelabuhan, drainase perkotaan, irigasi dan pengembangan sumber daya air. Adapun risetnya lebih banyak di bidang keseimbangan air, seperti intersepsi curah hujan oleh vegetasi. Beberapa detail desain teknik yang pernah ia hasilkan antara lain, detail desain teknik irigasi, bendungan, pelabuhan dan drainase perkotaan.

Beberapa jabatan penting pernah diamanahkan kepadanya, di mulai dari Ketua Laboratorium Konservasi Air dan Tanah dan Sekretaris Jurusan Teknik Sipil pada Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala 2000 – 2011, Sekretaris Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala 2003 – 2007 dan Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala 2005 – 2009.

Alfiansyah pernah menjabat sebagai Asisten Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Program Pascasarjana Unsyiah sebanyak dua kali yaitu pada tahun 2007 – 2011 dan 2011 – 2014. Sementara di level pimpinan Universitas, Alfiansyah dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsyiah selama dua periode yaitu tahun 2014 – 2018 dan tahun 2018 sampai sekarang.

Dr. Ir. Agussabti, M.Si. adalah putra asli Aceh Timur. Ia lahir di Alue Lhok pada 8 April 1968. Riwayat pendidikannya SD di tempuh di Alue Lhok, kemudian SMP dan SMA di lanjutkan di Peureulak Kabupaten Aceh Timur. Agussabti kemudian menempuh pendidikan sarjananya di Fakultas Pertanian Unsyiah dan lulus pada tahun 1991. Ia kemudian melanjutkan pendidikan masternya bidang Ilmu Penyuluhan Pembangunan Institut Pertanian Bogor dan selesai pada tahun 1997. Di kampus yang sama pula, Agussabti berhasil meraih gelar doktornya pada tahun 2002.

Agussabti telah menjadi dosen Unsyiah sejak tahun 1993. Ia kemudian menjabat sebagai Ketua Jurusan Sosiologi Ekonomi Pertanian pada tahun 2008 – 2011. Setelah itu, Ia dipercaya untuk menjadi Dekan Fakultas Pertanian Unsyiah salama dua priode yaitu 2011 – 2015 dan 2015 – 2018. Kini, Agussabti diamanahkan menjadi Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Unsyiah untuk priode 2018 – 2022.

Peneliti Unsyiah ini pernah meraih penghargaan sebagai Peneliti Berprestasi untuk katagori Penelitian Fundamental bidang Sosial dari Kemenristekdikti pada tahun 2005. Agussabti juga aktif pada beberapa organisasi di luar kampus dan menjabat posisi strategis pada organisasi tersebut. Seperti Ketua I ICMI Wilayah Aceh, Ketua Umum IKAMAPA, Ketua Umum IPQAH Aceh, Ketua Umum PERHEPI Banda Aceh, Ketua FKPTPA dan Wakil Ketua I HIPIS.

Adapun beberapa pelatihan yang pernah diikutinya adalah Training of Trainer Program Palugung di Cisarua pada tahun 1998. Participatory Local Social di Makasar tahun 2005 dan Disaster Risk Reducation Training di Bangkok, Thailand pada tahun 2008.

Agussabti juga kerap mewakili Unsyiah dalam forum-forum internasional seperti Foreign Visiting Research di Nagoya, Jepang 2008. Kunjungan kerja sama di Taiwan 2013 serta menghadiri seminar internasional di Turki 2014, Vietnam 2015, Australia tahun 2016 dan ke Jerman 2018. Serta ke Yunani pada Project Erasmos utuk program pertanian berkelanjutan pada tahun 2018 dan 2019.

Kiprahnya dalam Pembangunan Daerah juga dipercaya sebaga Tenaga Ahli BAPPEDA Aceh Tahun 2018 dan 2019, sebagai Percepatan Pembangunan Aceh 2017 dan sebagai ketua komisi Penyuluhan Aceh 2018 – 2022.

Prof. Dr. Ir. Marwan lahir di Bireuen pada 24 Desember 1966. Dosen tetap Jurusan Teknik Kimia Unsyiah ini menyelesaikan program sarjananya di Fakultas Teknik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Surabaya pada tahun 1990. Ia kemudian mendapatkan beasiswa dan berhasil meraih gelar doktor (Ph.D)-nya untuk bidang Teknik Kimia di University of Birmingham, pada tahun 1998 Inggris.

Marwan merupakan salah satu peneliti Unsyiah yang tergolong produktif mempublikasikan artikel ilmiah dalam bentuk jurnal. Publikasinya banyak terkait reaktor multi fase monolitik, biomassa serta penerapan gelombang mikro dalam reaksi kimia.

Marwan mengawali karirnya di Unsyiah sebagai dosen pada tahun 1991. Ia kemudian diamanahi sebagai Kepala Lab Pengendalian Proses pada tahun 1998 – 2004. Lalu pada tahun 2004 – 2008, ia menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Kimia di Fakultas Teknik Unsyiah.

Kepercayaan kepadanya terus berlanjut, Marwan kemudian menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik Unsyiah untuk periode tahun 2009 – 2013. Di tingkat nasional Marwan pernah menjadi Anggota Majelis Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi pada tahun 2006 – 2012. Sementara di daerah, Ia pernah menjadi Ketua Komisi Pendidikan Tinggi Majelis Pendidikan Daerah Aceh pada tahun 2013 – 2016.

Marwan memiliki pengalaman yang panjang dalam bidang penjaminan mutu. Di antaranya, ia pernah mengikuti program Intrenship di Institution Based Accreditaion for Higher Education, Australian Universities Quality Agency (AUQA) di Melbourne pada Agustus 2008. Kemenristekdikti juga mempercayainya sebagai fasilitator Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Pengalaman inilah yang membuat ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unsyiah pada tahun 2015 – 2018. Saat ini Marwan menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Akademik untuk periode 2018 – 2022.